SYSTEM REAL-TIME
Real time system (Sistem
waktu nyata) Sistem yang harus menghasilkan respon
yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Sebuah Real time system
adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada
kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan.
Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan
seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi
dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time.
Berdasarkan batasan waktu yang
dimilikinya, Real time system ini dibagi atas:
1. Hard Real time
2. Soft Real time
3. Firm Real time
Komponen dari Real time system ini
adalah:
1. Perangkat keras
2. Sistem Operasi Real time
3. Bahasa Pemrograman Real time
4. Sistem Komunikasi
Karakteristik System
Real Time
• Biasanya merupakan embedded system
• Biasanya membutuhkan
pemrosesan konkuren untuk sejumlah input yang masuk,sehingga perlu didefinisikan
sejumlah task
untuk
memrosesnya, serta perlu strategi khusus untuk
menjadwalkan eksekusi setiap task
• Harus bisa menangani
input yang sinkron maupun asinkron
• Punya kebutuhan yang
tinggi terhadap reliability
dan safety, sehingga fault tolerance dan
exception
handling jadi
hal yang penting
• Seringkali melibatkan
berbagai hardware
sehingga
ada kebutuhan untuk mendefinisikan
antarmuka yang baik
Elemen Real Time System umumnya
terdiri dari:
1. Sensor control processes; yaitu proses yang
menerima input dari berbagai sensor
2. Data processor; yaitu proses yang
akan melakukan komputasi terhadap data-data yang diterima dari
berbagai sensor
3. Actuator control processes; yaitu proses yang
akan membangkitkan sinyal untuk berbagai actuator
Manfaat System Real
Time:
• Sistem waktu nyata
keras menjamin bahwa proses waktu nyata dapat diselesaikan
dalam batas waktu yang telah
ditentukan. Contoh : sistem safety-critical.
• Sistem waktu nyata
banyak digunakan dalam bermacam-macam aplikasi. Sistem
waktu nyata tersebut dapat pula
ditanam di dalam alat khusus seperti di kamera,
mp3 players, serta di pesawat dan
mobil.
• Real time juga
berguna untuk pengendali reaktor nuklir atau sistem pengendali rem
mobil. Juga sering dijumpai pada
peralatan medis, peralatan pabrik, peralatan untuk
riset ilmiah, dan sebagainya.
Tujuan System Real
Time:
Bertujuan untuk menyelesaikan masalah
dengan waktu tertentu dan proses waktu
nyata dapat diselesaikan dalam waktu
tertentu.
_____________________________________________________________________________________
Sistem Hard Real-Time
(HRTS)
Contoh Pengontrolan
Temperatur blower dan pada sistem pengontrol pesawat terbang.Dalam
hal ini, keterlambatan sama sekali tidak boleh terjadi,karena dapat berakibat
tidak terkontrolnya
pesawat terbang. Nyawa penumpang yang ada dalam pesawat tergantung dari
sistem ini, karena jika sistem pengontrol tidak dapat merespon tepat waktu,
maka dapat
menyebabkan kecelakaan yang merenggut korban jiwa.
Sistem Soft Real-Time
(SRTS)
Contoh Pengambilan
uang di ATM dan alat penjual/pelayan otomatis.
Jika mesin yang menggunakan sistem ini telah lama digunakan, maka mesin
tersebut dapat
mengalami penurunan kualitas,misalnya waktu pelayanannya menjadi lebih lambat dibandingkan
ketika masih baru. Keterlambatan pada sistem ini tidak menyebabkan kecelakaan atau
akibat fatal lainnya, melainkan hanya menyebabkan kerugian keuangan saja. Jika pelayanan
mesin menjadi lambat, maka para pengguna dapat saja merasa tidak puas dan akhirnya
dapat menurunkan pendapatan pemilik mesin. Setelah batas waktu yang diberikan telah
habis, pada sistem hard realtime,aplikasi yang dijalankan langsung dihentikan.
Akan
tetapi, pada sistem softreal-time,
aplikasi yang telah habis masa waktu pengerjaan tugasnya,dihentikan
secara bertahap atau dengan kata lain masih diberikan toleransi waktu.Mengimplementasikan
fungsi soft real-time membutuhkan design yang hati-hati dan
aspek yang berkaitan dengan sistem operasi. Pertama,sistem harus
punya prioritas penjadualan,
dan proses real-time harus memiliki prioritas tertinggi, tidak melampaui
waktu,walaupun prioritas non real-time dapat terjadi.Kedua, dispatch latency
harus lebih kecil.Semakin kecil latency, semakin cepat real-time proses
mengeksekusi. Untuk menjaga dispatch
tetap rendah, kita butuh agar system
call untuk preemptible.
Semi Hard Real-Time
System (HRTS) atau Semi Soft Real-Time ( SRTS )
Metoda ini merupakan gabungan antara
Semi Hard Real-Time System (HRTS) atau Semi
Soft Real-Time ( SRTS ). Dengan demikian
waktu deadlinenya lebih pendek jika dibandingkan
dengan soft real-time ( SRTS ).
Interaktif Deadline (
Waktu Deadlinenya Bisa Ditawar )
Pada interaktif real-time, maka waktu
deadlinennya bisa ditawar, artinya tidak secara
mutlak pada titik tertentu, tetapi
tergantung dari kesepakatan yang ditentukan dan fleksibel.
Intelligence RTS
Metode ini biasanya menggunakan Expert
Systems / Kecerdasan buatan / Artifial Inteligence atau
Kendali Cerdas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar