Translate

Kamis, 04 Desember 2014

SYSTEM REAL-TIME

SYSTEM REAL-TIME
Real time system (Sistem waktu nyata) Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Sebuah Real time system adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time.

Berdasarkan batasan waktu yang dimilikinya, Real time system ini dibagi atas:
1. Hard Real time
2. Soft Real time 
3. Firm Real time

Komponen dari Real time system ini adalah:
1. Perangkat keras
2. Sistem Operasi Real time
3. Bahasa Pemrograman Real time
4. Sistem Komunikasi

Karakteristik System Real Time
Biasanya merupakan embedded system
Biasanya membutuhkan pemrosesan konkuren untuk sejumlah input yang masuk,sehingga perlu didefinisikan sejumlah task untuk memrosesnya, serta perlu strategi khusus untuk menjadwalkan eksekusi setiap task
Harus bisa menangani input yang sinkron maupun asinkron
Punya kebutuhan yang tinggi terhadap reliability dan safety, sehingga fault tolerance dan exception handling jadi hal yang penting
Seringkali melibatkan berbagai hardware sehingga ada kebutuhan untuk mendefinisikan antarmuka yang baik

Elemen Real Time System umumnya terdiri dari:
1. Sensor control processes; yaitu proses yang menerima input dari berbagai sensor
2. Data processor; yaitu proses yang akan melakukan komputasi terhadap data-data yang diterima dari berbagai sensor
3. Actuator control processes; yaitu proses yang akan membangkitkan sinyal untuk berbagai actuator

Manfaat System Real Time:
Sistem waktu nyata keras menjamin bahwa proses waktu nyata dapat diselesaikan
dalam batas waktu yang telah ditentukan. Contoh : sistem safety-critical.
Sistem waktu nyata banyak digunakan dalam bermacam-macam aplikasi. Sistem
waktu nyata tersebut dapat pula ditanam di dalam alat khusus seperti di kamera,
mp3 players, serta di pesawat dan mobil.
Real time juga berguna untuk pengendali reaktor nuklir atau sistem pengendali rem
mobil. Juga sering dijumpai pada peralatan medis, peralatan pabrik, peralatan untuk
riset ilmiah, dan sebagainya.

Tujuan System Real Time:
Bertujuan untuk menyelesaikan masalah dengan waktu tertentu dan proses waktu
nyata dapat diselesaikan dalam waktu tertentu.
 _____________________________________________________________________________________

Sistem Hard Real-Time (HRTS)

Contoh Pengontrolan Temperatur blower dan pada sistem pengontrol pesawat terbang.Dalam hal ini, keterlambatan sama sekali tidak boleh terjadi,karena dapat berakibat tidak terkontrolnya pesawat terbang. Nyawa penumpang yang ada dalam pesawat tergantung dari sistem ini, karena jika sistem pengontrol tidak dapat merespon tepat waktu, maka dapat menyebabkan kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

Sistem Soft Real-Time (SRTS)

Contoh Pengambilan uang di ATM dan alat penjual/pelayan otomatis. Jika mesin yang menggunakan sistem ini telah lama digunakan, maka mesin tersebut dapat mengalami penurunan kualitas,misalnya waktu pelayanannya menjadi lebih lambat dibandingkan ketika masih baru. Keterlambatan pada sistem ini tidak menyebabkan kecelakaan atau akibat fatal lainnya, melainkan hanya menyebabkan kerugian keuangan saja. Jika pelayanan mesin menjadi lambat, maka para pengguna dapat saja merasa tidak puas dan akhirnya dapat menurunkan pendapatan pemilik mesin. Setelah batas waktu yang diberikan telah habis, pada sistem hard realtime,aplikasi yang dijalankan langsung dihentikan. Akan
tetapi, pada sistem softreal-time, aplikasi yang telah habis masa waktu pengerjaan tugasnya,dihentikan secara bertahap atau dengan kata lain masih diberikan toleransi waktu.Mengimplementasikan fungsi soft real-time membutuhkan design yang hati-hati dan aspek yang berkaitan dengan sistem operasi. Pertama,sistem harus punya prioritas penjadualan, dan proses real-time harus memiliki prioritas tertinggi, tidak melampaui waktu,walaupun prioritas non real-time dapat terjadi.Kedua, dispatch latency harus lebih kecil.Semakin kecil latency, semakin cepat real-time proses mengeksekusi. Untuk menjaga dispatch
tetap rendah, kita butuh agar system call untuk preemptible.

Semi Hard Real-Time System (HRTS) atau Semi Soft Real-Time ( SRTS )
Metoda ini merupakan gabungan antara Semi Hard Real-Time System (HRTS) atau Semi
Soft Real-Time ( SRTS ). Dengan demikian waktu deadlinenya lebih pendek jika dibandingkan
dengan soft real-time ( SRTS ).

Interaktif Deadline ( Waktu Deadlinenya Bisa Ditawar )
Pada interaktif real-time, maka waktu deadlinennya bisa ditawar, artinya tidak secara
mutlak pada titik tertentu, tetapi tergantung dari kesepakatan yang ditentukan dan fleksibel.

Intelligence RTS

 Metode ini biasanya menggunakan Expert Systems / Kecerdasan buatan / Artifial Inteligence atau Kendali Cerdas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar